Sunday, August 21, 2011

Bocah Tujuh Tahun Jadi Pengusaha Aplikasi iPhone


Seharusnya inilah yang dipupuk di negeri Indonesia ini, ya lihat saja aplikasi game yang kebanyakan dipakai tidak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa. Nah ini terjadi pada Connor Zamary, seorang bocah tujuh tahun dari Ohio, Amerika Serikat mengambil langkah raksasa dengan menyalip rekan sebayanya. Dia membuat perusahaan aplikasi iPhone sendiri. Toaster Pop, sebuah game yang ditujukan pada anak-anak, merupakan karya pertamanya.

Bukan hanya sebagai pencetus ide, siswa kelas satu SD ini melakukan sendiri tugasnya sebagai entrepreneur, mulai dari melakukan pendekatan terhadap para investor, membuat presentasi, menyelesaikan berkas-berkas hukum, hingga melakukan conference call dengan pengembang dari West Coast.

Hanya saja, ada satu hal yang belum bisa dilakukannya, yaitu mengirim email dari alamat pribadinya. Karena belum cukup umur, ia masih menumpang alamat email ayahnya untuk menjalankan bisnisnya.

Craig Zamary, ayah Connor yang merupakan pendiri sekaligus direktur GreenEnergy TV mengatakan ia memang ikut membantu Connor, namun sebagian besar pekerjaan dilakukan secara mandiri oleh putranya. "Ini adalah bisnisnya, apa yang ingin ia lakukan. Bila dia melakukan kesalahan, itu adalah kesempatan baginya untuk belajar," ujarnya seperti dikutip Cnet, Jum'at, 19 Agustus 2011.

Ide permainan ini ternyata juga datang dari ayahnya sendiri. "Ayahku bercerita tentang pemanggang roti kuno yang belum pernah kulihat," ujar Connor. Dari cerita ayahnya itu, ia mendapatkan ide untuk membuat aplikasi permainan dimana roti yang keluar dari pemanggang kemudian mendarat di piring dan harus segera diolesi dengan mentega atau selai. Toaster Pop mendapat sambutan baik oleh pengguna iPhone dengan rating lima bintang.

Connor mengatakan, bagian yang paling menantang selama menjalani bisnisnya ini adalah saat mendekati para investor. "Aku gugup sekali," ujarnya. Saat ini Connor sedang mempersiapkan rilis terbaru dari aplikasi yang dijualnya dengan harga 99 sen ini.

Di keluarganya, tampaknya Connor tidak akan sendirian lagi dalam menjalankan usahanya. Annabelle, adiknya yang berumur tujuh tahun juga memiliki ide untuk aplikasi iPhone. Bila ide ini dapat terealisasi, Connor rencananya akan menjadi investor dalam perusahaan adiknya. Kapan di Indonesia ada yang seperti ini ya… jadi pingin nyoba buat ah..


No comments: