Thursday, April 28, 2011

Daya Tarik OS Android Mulai Berkurang

Ada Survei terbaru mengungkap, minat para pengembang mengembangkan aplikasi untuk perangkat tablet bersistem operasi (OS) Android Google mulai memudar. Mengapa?
Menurut survei firma riset IDC dan Appcelerator, pada April, 71% pengembang mengaku masih tertarik mengembangkan aplikasi tablet Android. Padahal pada Januari jumlah peminat mencapai 74%.

Firma-firma itu mengungkap, 63% responden menyatakan, fragmentasi perangkat Android merupakan masalah terbesarnya. Sementara 30% responden menyatakan, reaksi lemah dari konsumen menjadi alasannya. Sekitar 28% pengembang yakin, terlalu banyak aplikasi di Android Market bisa membahayakan ekosistem Android. "Fragmentasi Android menjadi sudah menjadi masalah yang lebih besar dan hal ini akan memberi kesempatan bagi pesaing Google seperti Microsoft, HP, Nokia dan RIM mengeksploitasinya,” ungkap survei itu seperti dikutip PCWorld.

Sementara minat pengembang pada Android mulai menurun, minat pengembang pada iOS Apple terus meningkat. Sebanyak 91% pengembang mengaku sangat tertarik membuat aplikasi iPhone. Sekitar 86% mengatakan tertarik membuat aplikasi untuk iPad. Mungkin saja kalau OS Android dikembangkan lebih lagi bisa lain deh hasilnya…

Sunday, April 24, 2011

Tablet BlackBerry = PlayBook Android

Setelah lama mendengar kabarnya saja akhirnya keluar juga. Jelang beberapa pekan sebelum BlackBerry World Conference yang akan digelar di Orlando, Florida, AS, 3-5 Mei 2011, BlackBerry PlayBook akhirnya resmi beredar. Tablet pertama buatan Research In Motion Kanada itu mulai bisa dinikmati konsumen, Selasa (19/4/2011).

Menurut Wall Street Journal, Research In Motion (RIM) diperkirakan dapat mendistribusikan 2 juta hingga 4 juta BlackBerry PlayBook selama tahun 2011. Namun, firma analis Gartner memprediksi, tablet tersebut tidak akan lebih laku, baik dibandingkan dengan iPad maupun tablet berbasis Android.

Laporan terakhir Gartner yang dirilis 11 April 2011 menunjukkan, pada tahun 2015, platform iOS Apple tetap akan mendominasi pasar tablet dengan 47,1 persen, Android 38,6 persen, dan QNX (RIM) 10 persen. Sisanya web OS 3 persen, MeeGo 1 persen, dan lain-lainnya 0,2 persen.

"Butuh waktu dan upaya lebih keras bagi RIM untuk menarik para pengembang dan menyediakan ekosistem aplikasi dan layanan yang sesuai bagi QNX untuk bisa bersaing ketat dengan iOS dan Android," kata Carolina Milanesi, VP Research Gartner. Menurutnya, pasar terbesar bagi tablet tersebut adalah para konsumen enterprise yang memang sudah menggunakan solusi BlackBerry untuk layanan teknologi informasi.
BlackBerry PlayBook memang selama ini digembar-gemborkan hadir dengan fitur canggih untuk pengguna profesional. Tablet tersebut juga diklaim paling mendukung konten web saat ini, termasuk mendukung penuh Flash. BlackBerry PlayBook juga bisa difungsikan sebagai pasangan bagi BlackBerry karena fitur tethering-nya dapat menampilkan e-mail, kalender, dan informasi lain yang ada di smartphone BlackBerry pengguna.
Adapun aplikasi Android yang disediakan merupakan aplikasi-aplikasi dari Android 2.3 (Gingerbread). Playbook sendiri akan dirilis secara serentak di Amerika dan Kanada pada 19 April nanti.

Selain bocoran soal penggabungan aplikasi beda platform ini, RIM juga mengumumkan bahwa Playbook akan dilengkapi dengan HTML5 dan Flash. Untuk mendukung fitur game, Ideaworks Lab dan Unity Technologies akan mengembangkan, baik mesin maupun platform game-nya.

Dengan resminya informasi ini, Playbook kelak akan berisi tak kurang dari 25.000 aplikasi dari Blackberry Java dan 200.000 lebih aplikasi Android.
Maka dari itu, "perang" platform dan perangkat akan semakin menarik saja. Playbook, yang sempat diragukan karena kurang agresif, sekarang menjawab keraguan itu. Proses yang tidak terburu-buru dan lekas jual seperti tablet Android atau iPad ternyata di balik itu justru menawarkan sesuatu yang menggegerkan.

RIM membanderol tablet ini dengan harga yang sama seperti pesaingnya. Saat ini baru tersedia model WiFi saja dengan harga 499 dollar AS untuk model berkapasitas memori 16 GB, 599 dollar AS untuk 32 GB, dan 699 dollar AS untuk model berkapasitas memori 64 GB.

Tuesday, April 19, 2011

Cara Mengoptimasi Camera Handphone

KAli ini Hp trend ingin memberikan tip agar hasil foto Hp baik... beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :

1. Cahaya
Menangkap gambar dalam situasi terang, mana cahaya lain datang, seperti dari matahari akan menjadi bantuan yang baik untuk memiliki foto kualitas yang lebih baik.

2. Lokasi
Sebagai handphone kamera tidak dilengkapi dengan optimal berkualitas tinggi zoom, mencoba untuk mendapatkan lebih dekat dengan objek yang ingin Anda ambil. Jaga jarak sampai Anda mendapatkan gambar terbaik (tidak begitu kabur).

3. Latar belakang
Hindari latar belakang yang begitu gelap atau terlalu terang karena kondisi tersebut akan mempengaruhi kualitas gambar Anda.

4. Resolusi
Gunakan resolusi tertinggi untuk gambar terbaik. Mungkin Anda akan melihat ada perbedaan jika Anda melihat gambar Anda melalui handphone Anda, tapi nanti jika Anda melihat mereka di komputer, gambar dengan resolusi tinggi akan terlihat lebih baik.

5. Zoom
Jangan gunakan zoom digital jika tidak begitu darurat karena digital zoom akan menurunkan kualitas gambar yang telah Anda. Zoom digital hanya semacam manipulasi gambar jadi bijaksana dalam menggunakannya.

6. Sudut
Pindah dari satu sudut yang lain untuk mendapatkan gambar terbaik, memaksimalkan kapasitas memori eksternal Anda untuk menjaga gambar Anda.

7. Memori
Banyak ponsel sangat terbatas kenangan internal, sehingga menggunakan memori eksternal akan memberikan Anda menempatkan maksimal untuk menyimpan gambar yang baik. Hal ini juga menghindari Anda dari "menghancurkan" sistem ponsel Anda karena file overload di dalamnya.

8. Lensa
Karena kamera handphone tidak selalu dilengkapi dengan penutup lensa, selalu membersihkan lensa Anda sebelum menggunakannya. Bersihkan lensa akan membawa Anda ke gambar kualitas yang lebih baik.

9. Kemantapan
Tetap mantap dalam menangkap gambar adalah cara lain untuk mendapatkan foto yang lebih baik. bergerak sedikit Anda akan menghasilkan gambar buram.

10. Percetakan Opsi
Foto yang diambil dari kamera handphone dapat dicetak dengan kualitas maksimal jika Anda menyesuaikan ukuran cetakan dengan resolusi gambar.

Siap deh untuk mefoto dan beraksi.... heheheheh

Tuesday, April 12, 2011

Alternatif selain IPAD 2

Mau punya Ipad2… Kepingin…!@!!, tapi kelihatannya sulit mendapatkannya ? oke coba saja alternative lainnya, yang setidaknya hampir mirip dengan Ipad2 (setidaknya gak gigit jari.. tapi main tablet lainnya kheheheh). Berikut lima tablet alternatif yang mungkin bisa menjadi pilihan selain iPad 2.

1) Xoom Motorola

Xoom Motorola adalah tablet pertama di dunia yang menggunakan peranti lunak Google Android 'Honeycomb', Xoom akan diluncurkan segera di Inggris setelah beredar di Amerika.

Xoom dimanjakan dengan berbagai fitur menarik, tapi yang menjadi bintang adalah perangkat lunaknya. Proses menambahkan widget ke homescreen atau gmail terbilang mudah.

Honeycomb adalah bagian Xoom yang sangat mengesankan. Konon, harga Xoom relatif mahal yaitu 480 poundsterling - tetapi pelanggan akan puas dengan apa yang diberikan Xoom. Versi WiFi dan 3G-nya eksklusif karena menggunakan Dixons dan Currys, serta Carphone Warehouse untuk 3G.

2) Transformer Asus

Asus juga meluncurkan tablet yang berbasis Android Honeycomb untuk mencuri perhatian pelanggan dari Xoom karena kedua perangkat itu menawarkan peranti lunak yang serupa.

Pengalaman menggunakan kedua tablet itu akan terasa sama tapi yang terpenting Transformer adalah dapat memasang keyboard langsung ke tablet.

Hal itu seakan kamu mempunyai tablet sekaligus laptop, tergantung pilihanmu. Transformer menawarkan laptop di masa depan, tapi dalam masalah tampilan tidak seelegan Apple. Perangkat Android terus berkembang, dan persaingan semakin ketat.

3) Samsung Galaxy Tab

Tablet "Samsung Galaxy Tab" terdahulu dengan layar 7 inchi sudah cukup bagus, tetapi sayangnya tablet itu gagal memenuhi ekpetasi penjualan Samsung.

Tablet yang berukuran 7" adalah ukuran eReader, dan tidak dilengkapi sistem operasi yang khusus untuk tablet sehingga gagal untuk memaksimalkan kemampuannya.

Bagaimanapun juga, Samsung akan meluncurkan tabel terbaru dengan ukuran layar yang lebih besar 8" dan 9" serta desain top-notch. Samsung juga mengedepankan aplikasi dan fitur untuk bisnis dan game. Ketika tablet itu dirilis, Galaxy Tab terbaru akan sukar dikalahkan.

4) HTC Flyer

Tablet HTC melakukan terobosan dalam tablet 7" yaitu menawarkan stylus untuk mencatat, HTC mengklaim tablet versi terbarunya memiliki Sense pada antarmuka.

Hal itu berarti perpaduan antara kemampuan sistem operasi Android terbaru dan kemampuan untuk menyinkronkan catatan dengan rekaman audio dari kuliah atau presentasi.

Produsen tablet akan sangat sulit membedakan produk Android mereka dengan produk Android orang lain, tapi Flyer memiliki karakteristik sendiri dan sangat mengesankan.

5) BlackBerry Playbook

Tablet BlackBerry Playbook menawarkan layar yang lebih besar dan kemampuan browsing yang lebih sempurna. Namun ukuran layar 7" terasa kurang cocok untuk ukuran tablet. Oleh karena itu, sulit untuk membedakan Playbook dari smartphone lainnya, dan tablet itu terlalu kecil untuk menggantikan laptop.

Perangkat itu akan diserbu pelanggan setia BlackBerry. Bagaimana pun juga, BlackBerry yakin perangkat tabletnya akan menuai kesuksesan. Untungnya, Playbook mendukung aplikasi Android. (dikutip dari antaranews)

Monday, April 4, 2011

Samsung E3210 & LG A160

Samsung E3210 merupakan HP dengan harga sekitar 800 ribuan memiliki kemapuan koneksi 3G, HSDPA, EDGE dan layarnya TFT (gambarnya jadi lebih terang bin jelas) Standby nya sampai 550 jam kalau bicara 8 jam untuk jaringan 3g dan 3 jam untuk 3G ... eksternal memorinya MicroSD 8 Gb.

Kalau LG A160 memiliki haraga 700 ribuan yang memiliki kelebihan mampu memutar file AAC+(muatannya lebih kecil daripada MP3) dan browser HTML so bisa melihat halaman web secara lengkap. layar sudah TFT + Radio.slot externalnya 2 Gb.

Friday, April 1, 2011

Harga Ponsel Turun !!

Turunnya Harga ponsel pintar atau perangkat bergerak dan meningkatnya performa adalah peluang bagi operator seluler, vendor handset, dan penyedia konten lokal. Kesempatan juga bagi mereka penggila teknologi baru untuk segera membeli... kurs dollar juga lagi baik .... "Harga sudah mendukung, prosesor makin bertenaga, ayo kita isi, jangan dilewatkan," kata Harry K. Nugraha, Direktur Senior dan Country Manager Qualcomm di Jakarta kemarin.

Ponsel ber OS Android adalah salah satu platform yang membuat konsumen telekomunikasi di Indonesia makin bergairah. Selain ponsel, masyarakat juga sudah bisa menikmati Android di layar tablet lima sampai 10 inci. Harganya juga semakin terjangkau.

Ponsel pintar berbasis Android misalnya, kini sudah banyak yang bermain di kisaran harga Rp 1,5 juta ke atas. Sedangkan tablet, sudah ada yang membanderolnya di bawah Rp 3 juta.

Qualcomm adalah manufaktur chipset untuk ponsel pintar dan tablet, termasuk perangkat yang beroperasi dengan Android. Di ajang Mobile World Congress di Barcelona pada Februari lalu, perusahaan ini memperlihatkan chipset terbaru yang menawarkan performa tertinggi di pasar, meski kemungkinan baru akan terwujud di pasar pada tahun depan.

Menurut Harry, lahirnya chip-chip bertenaga harus dimanfaatkan oleh operator, vendor handset, dan penyedia konten, disamping makin kompetitifnya harga. Menurutnya, bila ketiga pihak itu bekerjasama, akan membuat industri telekomunikasi lokal di Indonesia tambah maju. "Potensinya besar," kata dia.

Harry memberi contoh soal konten lokal yang berhubungan dengan pengunduhan musik digital dan video. Makin bergairahnya industri musik di tanah air, Harry yakin itu adalah peluang. Demikian juga dengan video. Makin mumpuninya sebuah ponsel atau tablet menayangkan video-video berkualitas tinggi dan makin bagusnya layanan data seluler, itu juga peluang bagi pembuat video lokal untuk semakin kreatif. Ayo segera bagi kamu-kamu yang pengin masuk kedunia ini... kesempatan tidak akan datang 2 kali